Menteri
Luar Negeri Saudi mengatakan bahwa pertemuan Salman bin Abdulaziz Al Saud dan
Vladimir Putin sangat bermanfaat.
MOSKOW, 8 Oktober - Arab Saudi mulai mengembangkan
hubungannya dengan Rusia di bidang ekonomi, kerjasama pertahanan, keamanan dan
budaya, Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir mengatakan pada sebuah
konferensi pers untuk media Rusia.
"Yang Mulia [Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al
Saud] telah mengadakan pertemuan yang sangat bermanfaat dengan Presiden Rusia
Vladimir Putin dan Perdana Menteri Dmitry Medvedev. Negara-negara kita telah
membuat keputusan untuk meningkatkan tingkat hubungan," kata diplomat
tertinggi Saudi tersebut.
Al-Jubeir
mengatakan bahwa hubungan antara Moskow dan Riyadh, yang sebelumnya terbatas
pada konsultasi politik, kini telah berubah menjadi kerjasama dalam bidang
ekonomi, pertahanan dan keamanan, serta pendidikan dan kebudayaan.
"Kami bekerja sama dalam semua bidang untuk mendekatkan
negeri kita, inilah ikatan kuat yang tercipta," katanya.
Dia juga menekankan bahwa posisi Rusia dan Arab Saudi dalam
menyelesaikan konflik di Timur Tengah sangat dekat.
"Di Suriah, kami mendukung penyelesaian politik dari
krisis berdasarkan deklarasi Jenewa dan resolusi Dewan Keamanan PBB 2254. Di
Irak, kami mendukung persatuan negara dan upaya pemerintah Irak untuk memerangi
Negara Islam.Di Yaman, kami menginginkan solusi politis mengenai baisis
prakarsa Dewan Kerjasama Teluk, hasil dialog nasional Yaman dan Resolusi Dewan
Keamanan 2216. Di Libya, kami mendukung upaya utusan PBB untuk mendekatkan
semua pihak, "katanya.

ConversionConversion EmoticonEmoticon